10 Karakter Wanita
Sholehah
Muslimah shalihah yang berakhlak mulia memiliki
beberapa karakteristik yang indah.
Pertama,
bertakwa Kepada Allah SWT dan bisa menjaga dirinya, anak-anaknya, serta
harta suaminya. Dalam AlQur’an Allah Berfirman yang maksudnya,“Sebab
itu, Maka wanita yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara
dir ketika suaminya tidak ada, oleh Karena Allah Telah Memelihara
mereka.” (Q.S An Nisa’:34)
Kedua,
ia memiliki
sifat sabar. Ia bersikap tabah dalam menghadapi berbagai persoalan.
Bahkan ia pandai menghibur suaminya yang sedang di rundung masalah.
Bukannya malah merunyamkan suasana.
Ketiga,
senantiasa menjaga shalat 5 waktu. Sebagaimana maklum shalat 5 waktu
adalah tiang agama. Muslimah yang menjaga shalatnya adalah sosok
muslimah yang sendi-sendi keimanannya kokoh. Ia akan kuat menghadapi
berbagai terpaan cobaan dan musibah. Muslimah seperti inilah yang bisa
menjadi faktor kunci sukses suaminya.
Keempat,
menjaga auratnya dengan baik. Ia tak mau keluar rumah kecuali seizin
suaminya. Andaikata keluar, ia menutupi aurat yang menjadi kehormatannya
serta suaminya. Allah SWT berfirman yang maksudnya, ” Hai nabi.
Katakanlah kepada isteri-isteri mu, anak-anak perempuammu dan
isteri-isteri orang beriman “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk
di kenal. Karera mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Q.S Al Ahzab, 59)
Kelima,
taat kepada suaminya, menghormatinya, mencintainya, menyayanginya.
Selalu menampakkan wajah yang menyenangkannya. Selalu memberikan
dukungan kepada suami baik dalam urusan pekerjaan atau ibadah. Tidak
menghardik atau mengeluarkan kata-kata kotor kepadanya. Tidak
membicarakan aib-aibnya kepada wanita lain. Tak pernah ada niatan untuk
menyakitinya. Ia senantiasa menlakukan perbuatan yang membuat ridha
suaminya. Rasul SAW bersabda, “Tatkala seorang muslimah melaksanakan
shalat 5 waktu, menunaikan puasa wajib dan mematuhi suaminya, maka ia
akan memasuki surga Tuhannya.”
Keenam,
bisa
mengasuh dan mendidik anak-anaknya dengan baik. Sebab mereka lebih dekat
kepada anak-anak daripada suami yang lebih banyak keluar untuk bekerja.
Seorang Muslimah Shalihah akan mengajarkan anak-anaknya membaca Al
Qur’an, menanamkan rasa cinta kepada Nabi SAW beserta keluarganya.
Mendampingi mereka melewati masa kanak-kanak dengan lembut dan penuh
cinta, menjauhkan merekan dari akhlak tercela. Dan tak kalah pentingnya,
mengajarkan mereka rasa hormat kepada ayahnya.
Ketujuh,
mampu menasehati suami yang sedang lalai dari ibadah dengan cara
yang santun dan bijak. Ia bisa mengambil hati suaminya sebelum
mengingatkannya. Cara demikian lebih bisa di terima suami ketimbang
cara-cara langsung yang akan memperburuk situasi.
Kedelapan,
memiliki prinsip hidup yang kuat. Ia tak mudah terpengaruh
gaya hidup non islami yang sekarang ini gencar di budayakan oleh media
massa. Sebagai muslimah ia harus tetap berpegang teguh pada ajaran Islam
baik dari segi berpakaian, berprilaku dan lainnya. Ia pantang meniru
lifestyle wanita non muslim. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa
meniru gaya hidup suatu kaum, berarti ia termasuk golongan tersebut.”
Kesembilan,
ia mampu menjaga penglihatannya dan
kehormatannya. Ia tak mau memandang laki-laki selain suaminya.
Kehormatannya di jaga mati-matian demi suaminya. Ia bersolek hanya untuk
suaminya. Ini merupakan gambaran Bidadari Syurga. Allah SWT berfirman..
Yang artinya, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka
menahan pandangannya dan kemaluannya. Dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An
Nuur:31)
Kesepuluh,
bersikap wara’. Ia tak mau
mengkonsumsi makanan-makanan yang haram ataupun yang syubhat. Demikian
pula ia menjaga suami dan anak-anaknya dari hal tersebut. Ia faham betul
bahwa dari makanan yang baik dan halal akan lahir pula
kepribadian-kepribadian yang baik. “Kuatnya agama adalah sikap wara’.”
demikian sabda Nabi SAW.
Demikian sebagian karakteristik
muslimah yang shalihah. Dengan karakteristik tersebut ia akan
menampakkan kecantikan bathin yang akan abadi dan takkan lapuk oleh
penuaan seperti halnya kecantikan jasmani.
Rasulullah SAW dalam
sabdanya, “Dunia seluruhnya adalah perhiasan, dan perhiasan yang
terindah adalah wanita yang shalihah.”